Tentang Rasa Syukur dan Sabar

Manusia berencana, Allaah swt yang menentukan hasilnya. Saya tidak tahu apakah tulisan refleksi peristiwa lamaran saya setahun lalu menjadi seperti sebuah ramalan. Entah kenapa, hari itu saya merasa begitu takut akan berbagai macam hal kemungkinan di masa depan. Dan hari berikutnya, seolah apa yang saya takutkan menjadi kenyataan. Allaah swt menguji kami dengan kehilangan lagi. […]

Read More

Tak Henti Berharap

Hari ini, tepat setahun yang lalu, saya datang ke rumah Dek Zahra selepas dhuhur. Dalam perjalanan, di tengah gerimis hujan, yang katanya menjadi waktu mustajab, saya merapal doa semoga diberikan solusi yang terbaik. Ya, boleh dibilang jika pernikahan saya dengan Dek Zahra disebabkan karena “kecelakaan”, married by accident. Kecelakaan yang kemudian menimbulkan keramaian dalam lingkaran […]

Read More

Mengasah Pedang

Barangkali, tahun ini akan menjadi tahun paling senyap bagi saya. Betapa tidak, keadaan memaksa saya untuk cuti selama satu semester dan mengambil hanya satu SKS di semester depan. Hal ini berarti satu tahun ke depan saya akan banyak mengganggur karena tidak punya banyak kewajiban yang harus ditunaikan. Dan di sisi lain, saya berarti menunda kelulusan […]

Read More

Kejutan

Dulu, sebelum menikah, Ummi saya pernah berpesan, “Jangan pernah berharap diberi, tapi selalulah berkeinginan memberi”. Pesan itu pendek, tapi rupanya bisa diaplikasikan di mana saja. Seperti Ummi yang tidak hanya mempraktikannya dalam rumah tangga, tapi juga di pesantren yang ia didirikan, di organisasi yang ia cintai, serta di tengah-tengah ummat yang mencintainya. Saya beruntung punya […]

Read More